Tesla Digugat, Mobil Listrik Terbakar saat Kecelakaan

Informasi Kesehatan


IDNEWS.CO.ID – Produsen mobil listrik Tesla, digugat konsumennya. Penyebabnya, mobil listrik Tesla Model S terbakar setelah kecelakaan dan menewaskan seorang remaja.

Diberitakan Ars Technica, keluarga seorang pria di Florida yang meninggal dalam kecelakaan itu menggugat Tesla. Mereka menuduh jika baterai mobil listrik Tesla memiliki masalah dan perusahaan lalai karena tidak memberikan perangkat batas kecepatan maksimal pada mobil.

Menurut tuntutan itu, putra Monserratt yang berusia 18 tahun menjadi penumpang di kursi depan Tesla Model S 2014. Mobil itu dikendarai oleh oran lain bernama Barrett Riley.

Riley disebut mengemudi Tesla Model S dengan kecepatan tinggi, sampai 186 km/jam. Nahas, mobilnya menabrak dinding, lalu menabrak tiang di seberang jalan. Mobil juga terbakar. Serta putra Monserrat, Edgar Monserratt Martinez, meninggal akibat kecelakaan itu.

loading...

Sekitar dua bulan sebelum kecelakaan, Riley ditilang akibat kebut-kebutan dengan mobil yang sama. Orang tuanya meminta Tesla memasang pembatas kecepatan pada mobil. Namun, pembatas kecepatan itu dihilangkan tanpa sepengetahuan orangtua Riley.

Dalam tuntutannya, Monserratt berpendapat bahwa Tesla lalai menghilangkan pembatas kecepatan. Selain itu, pengacara keluarga mengklaim jika mobil itu sendiri cacat serta berbahaya karena baterainya tidak dilindungi.

“Baterai Tesla Model S rentan terhadap kebakaran yang sangat hebat yang tidak mampu dipadamkan tepat waktu. Setidaknya ada selusin kasus di seluruh dunia yang dilaporkan baterai Tesla Model S terbakar saat kecelakaan,” kata pengacara keluarga, Philip Corboy Jr. (ndi)

sumber : idnews

powered by Surfing Waves
loading...

|
Baca Lagi
close