Ciri-ciri Pernikahan Anda di Ambang Perceraian

Informasi Kesehatan


IDNews – Perceraian tidaklah hal yang diharapkan setiap pasangan yang sudah menikah. Apalagi jika pasangan itu sudah memiliki momongan. Anak dapat jadi korban keegoisan orangtua, yang pilih bercerai sebagai solusi masalah.

Di hampir setiap daerah kita kerap dengar perceraian. Bahkan mereka yang dikasih keluasan harta dan wajah rupawan saja, pernikahannya dapat selesai dengan perceraian.

Jadi apa sebagai pemicu terjadinya perceraian? Pengacara perceraian terkenal, Lisa Pepper of Osbornes Law sebutkan semestinya ada empat tanda umum, jika pernikahan Anda sedang menuju perceraian. Apa saja itu?

” Klien kerap melihat tanda-tanda peringatan menuju perceraian, dan ada empat tanda awal yang diliat klien yang sering terlihat berkali kali, ” ujarnya.

Untungnya, mengetahui tanda-tanda artinya Anda bisa ambil tindakan sebelum saat masalah bertambah dan tidak bisa diperbaiki.

PERTAMA, ANDA TIDAK BERBAGI RINCIAN KECIL

Komunikasi yang tersendat bisa mengikis fondasi pernikahan, karena dengan cara sadar ataulah tidak sadar satu diantara Anda mulai menarik diri.

” Ini dapat sesederhana, seperti tidak share perihal kecil akktivitas Anda, atau dapat lebih jelas, seperti menggunakan malam di beberapa area melakukan kegiatan terpisah, ” kata Lisa.

Tentunya, Anda tidak mesti memiliki arti mendalam tiap-tiap hari untuk melindungi komunikasi yang baik dengan pasangan. Tapi jika Anda terasa kalau ada jurang yang berkembang diantara Anda, berikut ini waktunya untuk ambil aksi dan mengatasinya, sebelum saat itu jadi lebih tidak baik.

SOLUSI : LUANGKAN WAKTU LEBIH

” Seperti rata-rata masalah, pekerjaan pertama merupakan mengaku kalau sebenarnya ada masalah, ” kata Lisa.

Lisa memberi saran menyisihkan waktu tiap-tiap hari untuk berkomunikasi dengan pasangan. Atau coba membuat kencan sekali seminggu, seperti makan malam diluar atau menonton film.

Bahkan jika cuma jalan sesaat, kuncinya merupakan melakukan usaha sadar untuk mengerjakan aktivitas sama-sama. Kali saja memasak bersama.

KEDUA : ANDA TIDAK MENDENGARKAN PASANGAN

Sering pasangan cuek dengan kesibukannya sendiri, hingga ia tidak mengindahkan apa yang di katakan pasangannya. Jika dilewatkan terus terusan, jadi perceraian dapat terjadi.

” Sering dalam mediasi klien menjelaskan udah berhenti dengarkan pasangannya. Saya kerap berkata : ” Apa yang saya dengar merupakan ini… ” dan pembicara berkata ” ya, tersebut yang saya maksud “, ” kata Lisa.

SOLUSI : STOP BERTINDAK

” Daripada berkata ” keras dan emosi “, katakan keluhan Anda. Dengan melindungi pertalian baik, Anda akan segera hingga ke akar masalah dan mulai mencari solusi.

Anda mesti kerap mendengarkannya, tapi dimulai dengan kalimat seperti : ” Berikut ini yang saya rasakan… ” Ia mungkin mulai mengaku bagaimanakah perasaan Anda dengan langkah tadi.

KETIGA : TIDAK HORMAT

Dalam sebuah pernikahan, sikap tidak hormat bisa ambil banyak bentuk diantaranya rewel ataulah tidak hormat. Baik istri atau suami dapat mengerjakannya, termasuk bab pengasuhan anak.

Sikap tidak hormat merupakan bentuk agresi dan tidak sempat dapat hadir dari cinta. Jika Anda nyata-nyata menyintai seseorang, Anda akan dengan cara otomatis perduli tentang apa yang mereka rasakan.

Jika Anda tidak menghargai keduanya, ini merupakan tanda yang pasti kalau Anda tidak sama-sama menyintai.

SOLUSI : BERTINGKAH LAKU BAIK

Jika pertalian Anda pantas diperjuangkan, Anda mesti mulai bertingkah laris dengan baik. Pertama kali sama-sama berlaku baik dan bijaksana, dan Anda mungkin bisa merajut kembali apa yang sempat Anda punyai.

TANDA PERINGATAN : ANDA TIDAK PUNYA ILUSI POSITIF

Menurut riset, pasangan yang memiliki ‘ilusi positif’ tentang keduanya, lebih kekal. Apakah yang dimaksud Ilusi Positif?

Pasangan yang memilikinya condong melihat yang paling baik keduanya : mereka menilainya pasangan mereka lebih menarik, cerdas atau lucu, jadi mereka akan menilainya diri mereka sendiri.

Di segi berbeda, jika Anda berpikir kalau pasangan Anda tidak menarik dalam segalanya, jadi pertalian Anda dapat dalam masalah besar.

SOLUSI : TEMUKAN HAL BAIK DARI PASANGAN

Jika Anda berpikir kalau pasangan Anda memiliki ‘kekurangan’ seperti tidak ‘tampan/cantik’ untuk Anda, jadi hentikan! Cobalah dan dapatkan hal baik darinya.

Pikirkanlah nilai dari pertalian dan pikirlah semuanya kwalitas positif, yang dibawa oleh pasangan Anda. Menghilangkan pikiran tidak baik tentang pasangan.(ndi)

sumber : idnews


loading...

Baca Lagi
close