8 Penyebab Timbulnya Keringat dan Cara Mengatasinya


1.      Panas dan Kelembaban Udara

KAOS ANAK MURAH ✨BARU✨-Kaos-Anak-BumbleBee-Kids

Berkeringat merupakan salah satu cara pendinginan tubuh anda. Saat suhu udara meningkat, maka berjuta-juta kelenjar keringat kecil pada kulit anda teraktivasi dan mengeluarkan keringat melalui pori-pori kulit anda. Saat keringat anda ini menguap, maka suhu tubuh anda pun akan menurun. Keringat yang tersisa pada kulit anda akan membuat kulit anda tetap lembab dan basah, terutama saat kelembaban udara tinggi yang membuat keringat menguap lebih lambat.

Apa yang Harus Dilakukan?

Anda tidak dapat mencegah terbentuknya keringat. Tubuh anda memerlukannya untuk menjaga suhu tubuh anda. Akan tetapi, bila anda berkeringat secara berlebihan saat keluar ruangan di udara panas, maka gunakanlah deodoran antiperspirant yang dapat mengurangi keringat dan mencegah timbulnya bau badan. Selain itu, gunakanlah pakaian tipis dan menyerap keringat sehingga kulit anda tetap kering.


2.      Olahraga atau Aktivitas Berat

Berolahraga meningkatkan sistem pemanas di dalam tubuh anda. Saat anda menggerakkan tangan dan kaki anda, maka suhu tubuh anda pun meningkat. Berkeringat merupakan salah satu cara tubuh anda mengeluarkan panas yang berlebih.

Apa yang Harus Dilakukan?

Berolahragalah di dalam ruangan yang dingin sehingga anda tidak berkeringat terlalu banyak. Jika anda lebih menyukai berolahraga di luar ruangan, maka lakukanlah di pagi atau sore hari saat cuaca tidak terlalu panas. Ingatlah bahwa berkeringat membuat anda kehilangan cairan tubuh. Oleh karena itu, minumlah banyak air putih sebelum, selama, dan setelah anda berolahraga.

3.      Perubahan Emosional

Berbagai emosi anda, marah, gugup, senang, atau stress dapat membuat anda berkeringat. Perubahan emosi memicu kelenjar keringat pada telapak tangan, ketiak, dan telapak kaki anda. Hal inilah yang menyebabkan telapak tangan anda menjadi basah saat anda gugup.

Apa yang Harus Dilakukan?

Gunakanlah deodoran antiperspirant pada ketiak anda. Untuk mengatasi keringat berlebih pada telapak tangan dan telapak kaki anda, anda dapat melakukan tindakan iontoforesis. Pada iontoforesis, telapak tangan atau telapak kaki anda akan direndam di dalam air beraliran listrik kecil.

4.      Mengkonsumsi Makanan Panas dan Pedas

Makanan pedas memicu kelenjar keringat melalui proses yang sama seperti cuaca panas memicu kelenjar keringat. Mengkonsumsi bir bersamaan dengan makanan pedas dapat membuat anda lebih berkeringat karena bir membuat pembuluh darah pada kulit anda melebar. Hal ini juga dapat terjadi bila anda mengkonsumsi kopi, karena kafein di dalamnya juga menstimulasi kelenjar keringat.

Apa yang Harus Dilakukan?

Hal termudah untuk mencegah timbulnya keringat adalah berhenti mengkonsumsi makanan pedas. Berkeringat saat anda makan juga dapat terjadi akibat efek samping setelah tindakan pembedahan pada kelenjar air liur atau leher. Penyuntikan racun botulinum kadang dapat membantu mengatasi keringat akibat hal ini. Jika mengkonsumsi alkohol membuat anda berkeringat, maka berhentilah mengkonsumsinya.

5.      Sakit

Demam merupakan suatu cara tubuh anda untuk melawan infeksi. Saat demam turun dan penyakit menyembuh, maka pengatur suhu di dalam tubuh anda pun kembali normal. Akan tetapi, karena suhu tubuh anda masih beberapa derajat lebih tinggi dari suhu tubuh normal anda, maka tubuh akan merangsang pengeluaran keringat untuk mendinginkan tubuh anda.

Terdapat berbagai penyakit yang dapat menyebabkan penderitanya berkeringat, seperti diabetes, angina (nyeri dada), dan kanker.

Apa yang Harus Dilakukan?

Anda dapat menurunkan suhu tubuh anda dengan mengkonsumsi obat penurun panas saat demam. Segera hubungi dokter anda bila anda mengalami demam yang juga disertai dengan kekakuan pada leher, kesulitan bernapas, bercak kemerahan pada kulit, muntah, atau kejang.

6.      Mengkonsumsi Nikotin

Satu lagi alasan mengapa anda harus berhenti merokok adalah rokok membuat anda berkeringat. Saat anda merokok, nikotin yang terhirup oleh anda membuat tubuh anda melepaskan suatu zat kimia yang disebut asetilkolin. Asetilkolin inilah yang menstimulasi kelenjar keringat anda.

Apa yang Harus Dilakukan?

Berhenti merokok merupakan cara terbaik untuk menghentikan keringat berlebihan anda. Selain itu, berhenti merokok juga dapat menurunkan resiko terjadinya kanker, penyakit jantung, dan stroke. Berkonsultasilah dengan dokter anda mengenai beberapa hal yang dapat membantu anda berhenti merokok.

7.      Kehamilan dan Menopause

Selama kehamilan, perubahan kadar hormonal menyebabkan peningkatan aliran darah, yang menyebabkan suhu tubuh sedikit meningkat. Pada saat menopause, penurunan kadar estrogen dapat mempengaruhi pengatur suhu tubuh di dalam tubuh anda. Akan tetapi, berkeringat dapat membantu anda mengatasi rasa panas pada tubuh anda selama menopause.

Apa yang Harus Dilakukan?

Gunakanlah pakaian tipis dan menyerap keringat. Dinginkan badan anda dengan mandi. Konsumsilah banyak air putih untuk mencegah terjadinya dehidrasi.

8.      Obat-obatan

Beberapa jenis obat-obatan dapat membantu menurunkan suhu tubuh anda saat anda demam. Selain itu, obat anti depresan, obat anti hipertensi, dan obat anti diabetes pun dapat membuat anda berkeringat lebih banyak.

Apa yang Harus Dilakukan?

Berkonsultasilah dengan dokter anda mengenai kemungkinan perubahan dosis obat atau penggantian obat. Jangan mengubah dosis atau menghentikan penggunaan obat tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter anda.

Sumber: webmd

sumber : dokterid


loading...

Baca Lagi