5 Bahaya Sering Konsumsi Petai Bagi Tubuh

Informasi Kesehatan


Berita – Petai merupakan salah satu makanan yang sudah akrab dengan lidah orang Indonesia. Makanan yang terkenal karena baunya ini bisa dimakan mentah, digoreng, dibakar atau bahkan direbus. Rasanya yang gurih bisa dikonsumsi dengan berbagai jenis lauk atau sambal.

Ternyata bukan hanya orang Indonesia yang sangat suka makan petai, banyak orang asing yang juga menyukai meskipun aromanya bau setelah mengonsumsinya. Selain romanya yang menyengat, petai juga sebaiknya tidak dikonsumsi terlalu sering. Karena akan berpengaruh pada kesehatan tubuh. Lantas apa saja bahayanya bagi tubuh?

Berikut ini penjelasannya:

Menimbulkan Bau Mulut
Sehabis makan petai, pasti mulut bau. Tentu saja hal ini bisa mengganggu beberapa orang, terutama bagi yang tidak menyukainya. Sebaiknya, gunakan cairan pembersih mulut atau tidak usah ngobrol setelah menyantap petai.

loading...

Sakit Perut
Kebiasaan memakan petai mentah masih sering dilakukan. Jika cara mengolahnya tidak bersih, kemungkinan masih terdapat cacing petai dan bakteri. Kandungan karbohidrat kompleks yang nantinya membentuk gas di perut bisa menimbulkan sensasi tersengat dan kembung.

Penyebab Gagal Ginjal
Terdapat asam djenkolic dan tingginya kadar asam amino yang mengandung zat sulfur sedikit beracun. Dalam konsentrasi tinggi bisa menyebabkan gagal ginjal akut, asam urat, obstruksi kemih dan nyeri spasmodik.

Rematik
Walaupun rasanya menggoda selera, keseringan makan petai bisa memicu penyakit rematik. Sesekali cobalah hindari olahan petai dan pilih sajian lalapan yang rasanya juga tidak kalah nikmat dan menyegarkan mulut.

Sakit Kepala
Pernahkah Anda merasa pusing setelah makan petai? Nah, ini merupakan akibat kebanyakan memakannya.

Meningkatkan Kadar Asam Urat
Selain tinggi asam amino, petai juga mengandung purin tingkat sedang atau tinggi. Makanan kaya kandungan purin dapat meningkatkan kadar asam urat. (okezone.com/Desy)

sumber : portalmadura

powered by Surfing Waves
loading...

loading...
|
Baca Lagi
close