4 Makanan yang Bisa Dikonsumsi Untuk Kurangi Kesemutan

Informasi Kesehatan


Berita – Banyak orang yang menyepelekan kesemutan, padahal jika gejala ini tidak ditindak lanjuti akan mengakibatkan kerusakan saraf tepi atau bahasa kedokterannya yaitu neuropati.

Mengonsumsi vitamin B kompleks sangat dianjurkan karena terbukti mampu mengurangi rasa kesemutan ataupun kebas. Namun, mengonsumsi vitamin B kompleks saja tidak cukup. Anda juga harus mengonsumsi beberapa makanan yang dapat mengurangi rasa kesemutan. Apa saja?

Berikut ulasannya:

Air Jahe
Dengan rasanya yang pedas dan menghangatkan tubuh, jahe merupakan pereda nyeri yang cukup ampuh dan alami. Jahe memiliki sifat anti-inflamasi sehingga dapat meredakan rasa sakit termasuk salah satunya yaitu kesemutan.

loading...

Perbanyak Mminum Air Putih
Air menjadi salah satu komponen penting dalam tubuh. Air dapat mengurangi peradangan, sehingga ketika Anda mulai mengalami dehidrasi, darah pada tubuh Anda mulai menebal dan otot-otot menjadi kejang.

Akibatnya yaitu peradangan terjadi dan mempengaruhi area di mana reseptor dan saraf nyeri berada. Jika Anda memastikan bahwa Anda tidak dehidrasi, fungsi tubuh akan lebih optimal.

Buah dan Sayur
Buah-buahan dan sayuran dipenuhi dengan berbagai mineral, vitamin, antioksidan, dan serat makanan. Jika dikonsumsi secara bersamaan, akan menciptakan sistem kekebalan yang kuat sementara itu buah dan sayur sangat bagus untuk mencegah penyakit.

Orang yang sering mengalami kesemutan atau neuropati harus segera menambah asupan buah dan sayuran. Banyak orang yang menderita neuropati juga menderita diabetes, dan makan banyak buah dan sayuran berarti Anda juga akan lebih mampu mengendalikan gejala diabetes.

Anda harus mencoba setidaknya lima porsi buah dan sayuran yang berbeda setiap hari untuk melihat hasilnya. Cobalah untuk mengonsumsi buah dan sayur dengan antioksidan yang sangat tinggi seperti buah berry, cherry, jeruk, bawang, dan paprika.

Protein Tanpa Lemak
Protein sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk membangun dan memperbaiki jaringan baru lho! Protein tanpa lemak bagus untuk tubuh, karena Anda tidak banyak mengonsumsi lemak hewani.

Hindari makanan dengan kandungan lemak jenuh, karena makanan tersebut hanya memperburuk neuropati Anda. Protein tanpa lemak tidak hanya bagus untuk mengurangi kesemutan atau neuropati, baik pula bagi Anda untuk menghindari penyakit diabetes. (detik.com/Desy)

sumber : portalmadura

powered by Surfing Waves
loading...

loading...
|
Baca Lagi
close